

PALEMBANG – Murid-murid di Kabupaten Ogan Ilir kini dapat menikmati ruang belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak. Melalui Program Revitalisasi Sekolah, sebanyak 47 sekolah di Ogan Ilir telah diperbaiki dan ditingkatkan fasilitasnya agar proses belajar mengajar berlangsung lebih berkualitas.
Peresmian revitalisasi tersebut dilakukan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di SMA Negeri 1 Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Kamis (22/1/2026).
Revitalisasi sekolah merupakan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memperbaiki, membangun, dan menyediakan sarana prasarana sekolah agar menjadi tempat belajar yang lebih baik, aman, nyaman, kemudian adaptif terhadap tantangan zaman dan memastikan semua anak mendapatkan pendidikan yang layak.
Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan pesan khusus kepada murid agar memiliki “tiga ble” sebagai bekal masa depan. Ble pertama adalah knowledgeable, yakni murid yang berwawasan luas, mampu berpikir kritis, serta memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi. Itulah yang menjadi kunci yang pertama.
Ble kedua adalah capable, yaitu murid yang serba bisa dan terampil menguasai beragam keterampilan yang dibutuhkan untuk hidup dan bekerja di masa depan.
Sementara ble ketiga adalah humble, yakni tetap rendah hati, berakhlak mulia (akhlakul karimah), dan memiliki budi pekerti yang baik di manapun berada. Ketiga ble tersebut menjadi kunci untuk bisa menggenggam dunia.
“Dengan tiga bekal itu, I'm sure you will be not only the leader of the nation, you will be the leader of the world. Karena itu, kata kunci yang pertama, bercita-citalah yang tinggi. Bercita-citalah yang mulia,” kata Menteri Mu’ti.
Sebagai seorang Muslim, Menteri Mu’ti mengingatkan sabda Nabi bahwa cita-cita adalah anugerah Tuhan kepada hamba-Nya. Sehingga ciri orang yang beriman adalah mereka yang optimistis dengan masa depan dan punya cita-cita yang tinggi.
“Jangan merasa rendah diri karena kalian anak orang biasa-biasa saja. Jangan merasa rendah diri karena penampilan fisik kalian tidak good-looking. Percaya dirilah, karena percaya diri dan cita-cita adalah kunci kita bisa menjadi anak-anak yang berprestasi,” papar Menteri Mu’ti.
Menurut Menteri Mu’ti, banyak hal besar yang mengagumkan dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilaksanakan secara konsisten, seperti Tembok Cina yang menjadi one of the wonders of the world yang pembangunannya dimulai dari satu batu saja.
“Berawal dari satu batu yang terus-terus disusun, menjadi sebuah bangunan yang mengagumkan seluruh dunia. Artinya, kekuatan cita-cita bisa diwujudkan,” ungkap Menteri Mu’ti.
Melalui revitalisasi sekolah, pemerintah berharap tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih baik, namun juga menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia: ruang belajar yang aman dan nyaman, proses pembelajaran yang lebih bermakna, dan kesempatan yang lebih adil bagi setiap murid untuk tumbuh menjadi generasi pemimpin bangsa.

