

DEPOK – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Kementerian PPN menilai dukungan pemerintah daerah dalam mempercepat digitalisasi pembelajaran menjadi kunci sukses. Program ini merupakan prioritas pemerintah dan membutuhkan sinergi lintas instansi, terutama dinas pendidikan di daerah.
Hal tersebut disampaikan Koordinator Perencana Ahli Madya, Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Bappenas, Sularsono, pada sesi Diskusi Komisi III Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Pendidikan Dasar dan Menengah 2026 di PPSDM, Sawangan, Depok, Selasa (10/2/2026).
“Digitalisasi pembelajaran dan penguatan ekosistem pendidikan digital di sekolah dinilai mendesak. Program Digitalisasi Pembelajaran yang merupakan Program Strategis Nasional (PSN) disebut perlu mendapat dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan agar target nasional dapat tercapai,” kata Sularsono.
Peserta konsolidasi juga menilai digitalisasi di sekolah sangat dibutuhkan oleh murid. Kebutuhan tersebut mencakup pemanfaatan teknologi pembelajaran, penguatan sistem pendidikan berbasis digital, serta dukungan infrastruktur dan kebijakan dari pusat hingga daerah.
Dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam implementasi program. Setiap daerah diharapkan berperan aktif melalui koordinasi dengan instansi terkait agar pelaksanaan program strategis nasional berjalan efektif. Konsolnas menjadi forum untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat komitmen daerah dalam mendukung agenda prioritas pemerintah.
Melalui konsolidasi ini, pemerintah berharap target Digitalisasi Pembejaran dapat dicapai lebih cepat. Percepatan program dinilai berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan mendukung visi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas.
Konsolnas juga diharapkan menghasilkan langkah konkret yang bermanfaat bagi murid. Pemerintah menargetkan program berjalan lancar dan memberi dampak langsung pada peningkatan mutu layanan pendidikan di sekolah.

